Followers

Doa

“ Tuhanku, utuslah seorang suami yang soleh untuk melamarku, condongkanlah hatinya kepadaku berkat kebenaran Kalam-Mu yang qadim dan berkat UtusanMu yang mulia dengan keberkahan sejuta ucapan LAA HAWLA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAHIL 'ALIYYIL 'AZHIIM. Dan semoga Allah Melimpahkan Rahmat dan Salam kepada junjungan kita, Nabi Muhammad s.a.w., dan kepada segenap keluarga serta sahabatnya. Dan segala puji bagi Allah Tuhan sekalian Alam."

Thursday, March 31, 2011

Kawan..


KAWAN???
penting ke?
ntah la..
entri nie sy nak syer nga korang semua...
sy m'anggap die sebagai kawan sejati...tp sampai 1 mase TUHAN MAHA BERKUASA telah membukakan mata dan hati die untuk menilai dan melihat...mungkin silap dari sy..
 tp xpe..TUHAN mngetahui segalanya,buat baik d balas baik, buat jahat d balas jahat, tp kalo org wat jahat kt kita,balasla dgn baik,satu hari nanti, kwn kita akn tau jgk sapa sebenarnya kita dlm diri mereka tu,,,SABAR adalah kunci setiap KEBAHAGIAAN....

12 Ciri-Ciri Sahabat Sejati Menurut Imam al-Ghazali di bawah ini:
  1. Jika kau berbuat baik kepadanya, maka ia juga akan melindungimu;
  2. Jika engkau merapatkan ikatan persahabatan dengannya, maka ia akan membalas balik persahabatanmu itu;
  3. Jika engkau memerlukan pertolongn darinya, maka ia akan berupaya membantu sesuai dengan kemampuannya;
  4. Jika engkau menawarkan berbuat baik kepadanya, maka ia akan menyambut dengan baik;
  5. Jika ia memproleh suatu kebaikan atau bantuan darimu, maka ia akan menghargai kebaikan itu;
  6. Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik dari dirimu, maka akan berupaya menutupinya;
  7. Jika engkau meminta sesuatu bantuan darinya, maka ia akan mengusahakannya dengan sungguh-sungguh;
  8. Jika engkau berdiam diri (karna malu untuk meminta), maka ia akan menanyakan kesulitan yang kamu hadapi;
  9. Jika bencana datang menimpa dirimu, maka ia akan berbuat sesuatu untuk meringankan kesusahanmu itu;
  10. Jika engkau berkata benar kepadanya, niscaya ia akan membenarkanmu;
  11. Jika engkau merencanakan sesuatu kebaikan, maka dengan senang hati ia akan membantu rencana itu;
  12. Jika kamu berdua sedang berbeda pendapat atau berselisih paham, niscaya ia akan lebih senang mengalah untuk menjaga. 



" perempuan cepat berubah hati tetapi akan berpatah balik. Tapi kalau lelaki, sangat susah berubah hati, tetapi kalau sekali berubah hati, lelaki itu tidak akan berpatah balik..."


nota kaki : taip entri sambil mendgr lagu Kangen Band-Jangan Bertengkar Lagi

Wednesday, March 23, 2011

Jangan Sampai Tertipu!!


Baru je dpt email dari seorng sahabat..same2 kite kongsikan...:)



Saja nak berkongsi pengalaman terbeli brush rambut BOAR/BABI HUTAN
masa i and my family busy shopping raya di SUBANG PARADE tiba-tiba tergerak hati nak ke SHIN

SHIN
ni beauty shop and I pun beli brush rambut for my daughter tanpa remark or comment from the salesgirl KECUALI SENYUMAN

I pun seperti biasa percaya yang produk-produk yang dijual di SHIN maupun di SUBANG PARADE adalah halal kecuali kalau ada tanda TIDAK/NON HALAL

However and to our surprise brush yang kami beli tu diperbuat dari BOAR/ BABI HUTAN itupun selepas my daughter ternampak tulisan 100% BOAR di brush

Kami pergi balik ke SHIN jangan kata minta maaf the salesgirl/manager BUAT BODOH OR SEMEMANG NYER BODOH siap claimed BRUSH INI DIPERBUAT DARI BRISTLE  INSTEAD OF BOAR/BABI HUTAN (?????), secondly KALAU TAK SUKA BOLEH EXCHANGE WITH OTHER PRODUCT and THRIDLY WANG ANDA TIDAK BOLEH DIKEMBALIKAN.

The issues sekarang bukan duit or tukar produk lain tapi kalau diperhatikan sekarang ni produk-produk yang tak halal ni main suka-suka jual tanpa tanda TIDAK/NON HALAL

Therefore I harap you guys hati-hati lah bila membeli sebab jangan jadi macam i TERTIPU and i rasa I AND AGAMA KITA SEKARANG SENANG-SENANG DIPERMAIN-MAINKAN








Thanks for reading and please inform others

Friday, March 18, 2011

Kenapa PILIH die....


Kenapa saya kahwin dengan dia..


Email ini dipetik daripada seorang sahabat, dan saya forwardkan untuk manfaat kepada diri saya dan semua.



Semoga bermanfaat baik untuk yang melamar ataupun yang dilamar, ataupun bagi yang sudah berumah tangga. Renungan buat yang sedang mencari pasangan hidup ataupun yang sedang mengemudi bahtera rumah tangga. Mengapa? Kerana Dia Manusia Biasa.



Setiap kali ada sahabat yang ingin menikah, saya selalu mengajukan pertanyaan yang sama. Kenapa kamu memilih dia sebagai suami/isterimu? Jawappannya ada bermacam-macam. Bermula dengan jawapan kerana Allah hinggalah jawapan duniawi. Tapi ada satu jawapan yang sangat menyentuh di hati saya.





Hingga saat ini saya masih ingat setiap butir percakapannya. Jawapan dari salah seorang teman yang baru saja menikah. Proses menuju pernikahannya sungguh ajaib. Mereka hanya berkenalan 2 bulan. Kemudian membuat keputusan menikah. Persiapan pernikahan mereka hanya dilakukan dalam waktu sebulan saja. Kalau dia seorang akhwat, saya tidak hairan. Proses pernikahan seperti ini selalu dilakukan. Dia bukanlah akhwat, sebagaimana saya.





Satu hal yang pasti,dia jenis wanita yang sangat berhati-hati dalam memilih suami. Trauma dikhianati lelaki membuat dirinya sukar untuk membuka hati. Ketika dia memberitahu akan menikah, saya tidak menganggapnya serius. Mereka berdua baru kenal sebulan. Tapi saya berdoa, semoga ucapannya menjadi kenyataan. Saya tidak ingin melihatnya menangis lagi. Sebulan kemudian dia menemui saya. Dia menyebutkan tarikh pernikahannya. Serta meminta saya untuk memohon cuti, agar dapat menemaninya semasa majlis pernikahan. Begitu banyak pertanyaan dikepala saya.



Saya ingin tahu! Mengapa dia begitu mudah menerima lelaki itu. Ada apakah gerangan? Tentu suatu hal yang istimewa. Hingga dia boleh memutuskan untuk bernikah secepat ini. Tapi sayang, saya sedang sibuk ketika itu(benar-benar sibuk). Saya tidak dapat membantunya mempersiapkan keperluan pernikahan. Beberapa kali dia menelefon saya untuk meminta pendapat tentang beberapa perkara. Beberapa kali saya telefon dia untuk menanyakan perkembangan persiapan pernikahannya. Kami tenggelam dalam kesibukan masing-masing. Saya mengambil cuti 2 hari sebelum pernikahannya. Selama cuti itu saya memutuskan untuk menginap di rumahnya.





Pukul 11 malam sehari sebelum pernikahannya, baru kami dapat berbual -hanya-berdua. Hiruk-pikuk persiapan akad nikah esok pagi, sungguh membelenggu kami. Pada awalnya kami ingin berbual tentang banyak hal. Akhirnya, dapat juga kami berbual berdua. Ada banyak hal yang ingin saya tanyakan. Dia juga ingin bercerita banyak perkara kepada saya. Beberapa kali Mamanya mengetuk pintu, meminta kami tidur.



“Aku tak boleh tidur.” Dia memandang saya dengan wajah bersahaja.



Saya faham keadaanya ketika ini.



“Matikan saja lampunya, biar disangka kita dah tidur.”



“Ya.. ya.” Dia mematikan lampu neon bilik dan menggantinya dengan lampu yang samar.



Kami meneruskan perbualan secara berbisik-bisik. Suatu hal yang sudah lama sekali tidak kami lakukan. Kami berbual banyak perkara, tentang masa lalu dan impian-impian kami. Wajah keriangannya nampak jelas dalam kesamaran. Memunculkan aura cinta yang menerangi bilik ketika itu. Hingga akhirnya terlontar juga sebuah pertanyaan yang selama ini saya pendamkan.





“Kenapa kamu memilih dia?”





Dia tersenyum simpul lalu bangkit dari baringnya sambil meraih telefon bimbitnya dibawah bantalku. Perlahan dia membuka laci meja hiasnya. Dengan bantuan lampu LCD handphone dia mengais lembaran kertas didalamnya. Perlahan dia menutup laci kembali lalu menyerahkan sekeping sampul kepada saya. Saya menerima handphone dari tangannya. Sampul putih panjang dengan cop surat syarikat tempat calon suaminya bekerja. Apa ini?. Saya melihatnya tanpa mengerti.



Eeh…, dia malah ketawa geli hati.



“Buka aja.”



Sebuah kertas saya tarik keluar. Kertas putih bersaiz A4, saya melihat warnanya putih. “Teruknya dia ni.”



Saya menggeleng-gelengkan kepala sambil menahan senyum.



Sementara dia cuma ketawa melihat ekspresi saya. Saya mula membacanya. Saya membaca satu kalimat diatas, dibarisan paling atas. Dan sampai saat inipun saya masih hafal dengan kata-katanya. Begini isi surat itu……..





************ ********* *******





Kepada ……





Calon isteri saya, calon ibu anak-anak saya, calon menantu Ibu saya dan calon kakak buat adik-adik saya Assalamu’alaikum Wr Wb. Mohon maaf kalau anda tidak berkenan. Tapi saya mohon bacalah surat ini hingga akhir. Baru kemudian silakan dibuang atau dibakar, tapi saya mohon, bacalah dulu sampai selesai.





Saya, yang bernama_____menginginkan anda______ untuk menjadi isteri saya. Saya bukan siapa-siapa. Saya hanya manusia biasa. Buat masa ini saya mempunyai pekerjaan. Tetapi saya tidak tahu apakah kemudiannya saya akan tetap bekerja. Tapi yang pasti saya akan berusaha mendapatkan rezeki untuk mencukupi keperluan isteri dan anak-anakku kelak. Saya memang masih menyewa rumah. Dan saya tidak tahu apakah kemudiannya akan terus menyewa selamannya. Yang pasti, saya akan tetap berusaha agar isteri dan anak-anak saya tidak kepanasan dan tidak kehujanan.





Saya hanyalah manusia biasa, yang punya banyak kelemahan dan beberapa kelebihan. Saya menginginkan anda untuk mendampingi saya. Untuk menutupi kelemahan saya dan mengendalikan kelebihan saya. Saya hanya manusia biasa. Cinta saya juga biasa saja. Oleh kerana itu Saya menginginkan anda supaya membantu saya memupuk dan merawat cinta ini, agar menjadi luar biasa. Saya tidak tahu apakah kita nanti dapat bersama-sama sampai mati. Kerana saya tidak tahu suratan jodoh saya. Yang pasti saya akan berusaha sekuat tenaga menjadi suami dan ayah yang baik.





Kenapa saya memilih anda? Sampai saat ini saya tidak tahu kenapa saya memilih anda. Saya sudah sholat istikharah berkali-kali, dan saya semakin mantap memilih anda. Yang saya tahu, Saya memilih anda kerana Allah. Dan yang pasti, saya menikah untuk menyempurnakan agama saya, juga sunnah Rasulullah. Saya tidak berani menjanjikan apa-apa, saya hanya berusaha sekuat mungkin menjadi lebih baik dari sekarang ini. Saya memohon anda sholat istiqarah dulu sebelum memberi jawapan pada saya. Saya beri masa minima 1 minggu, maksima 1 bulan. Semoga Allah redha dengan jalan yang kita tempuh ini. Amin





Wassalamu’alaikum Wr Wb









************ ********* *********





Saya memandang surat itu lama. Berkali-kali saya membacanya. Baru kali ini saya membaca surat ‘lamaran’ yang begitu indah. Sederhana, jujur dan realistik. Tanpa janji-janji yang melambung dan kata yang berbunga-bunga. Surat cinta biasa. Saya menatap sahabat disamping saya. Dia menatap saya dengan senyum tertahan.



“Kenapa kamu memilih dia…..?”



“Kerana dia lelaki biasa…….” Dia menjawab mantap.



“Dia sedar bahawa dia manusia biasa. Dia masih punya Allah yang mengatur hidupnya. Yang aku tahu dia akan selalu berusaha tapi dia tidak menjanjikan apa-apa. Soalnya dia tidak tahu, apa yang akan terjadi pada kami kemudian hari. Entah kenapa, justeru itu memberikan kesenangan tersendiri buat aku..”



“Maksudnya?”



“Dunia ini fana. Apa yang kita punya hari ini belum tentu esok masih ada dan menjadi milik kita. Betul tak? Paling tidak…. Aku tau bahawa dia tidak akan frust kalau suatu masa nanti kami jadi miskin. ”



Ssttt…..”Saya menutup mulutnya.



Khuatir kalu ada yang tau kami belum tidur. Terdiam kami memasang telinga. Sunyi. Suara jengkering terdengar nyaring diluar tembok. Kami saling berpandangan lalu gelak sambil menutup mulut masing-masing.



“Udah tidur. Esok kamu mengantuk, aku pula yang dimarahi Mama.”



Kami kembali berbaring. Tapi mata ini tidak boleh pejam. Percakapan kami tadi masih terngiang terus ditelinga saya.



“Gik…..?” “Tidur…..Dah malam.” Saya menjawab tanpa menoleh padanya.



Saya ingin dia tidur, agar dia kelihatan cantik jelita esok pagi. Rasa mengantuk saya telah hilang, rasanya tidak akan tidur semalaman ini. Satu lagi pelajaran dari pernikahan saya peroleh hari itu. Ketika manusia sedar dengan kemanusiaannya.



Sedar bahawa ada hal lain yang mengatur segala kehidupannya. Begitu juga dengan sebuah pernikahan. Suratan jodoh sudah terpahat sejak roh ditiupkan dalam rahim. Tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana dan berapa lama pernikahannya kelak. Lalu menjadikan proses menuju pernikahan bukanlah sebagai beban tetapi sebuah ‘proses usaha’. Betapa indah bila proses menuju pernikahan mengabaikan harta, takhta dan ‘nama’. Status diri yang selama ini melekat dan dibanggakan (aku anak orang ini/itu), ditanggalkan. Ketika segala yang ‘melekat’ pada diri bukanlah dijadikan pertimbangan yang utama.





Pernikahan hanya dilandasi kerana Allah semata. Diniatkan untuk ibadah. Menyerahkan segalanya pada Allah yang membuat senarionya. Maka semua menjadi indah. Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati setiap hamba-NYA. Hanya Allah yang mampu memudahkan segala urusan. Hanya Allah yang mampu menyegerakan sebuah pernikahan. Kita hanya boleh memohon keredhaan Allah. MemintaNYA mengurniakan barakah dalam sebuah pernikahan. Hanya Allah jua yang akan menjaga ketenangan dan kemantapan untuk menikah. Jadi, bagaimana dengan cinta?





Ibu saya pernah berkata, Cinta itu proses. Proses dari ada, menjadi hadir,lalu tumbuh, kemudian merawatnya. Agar cinta itu dapat bersemi dengan indah menaungi dua insan dalam pernikahan yang suci. Cinta tumbuh kerana suami/isteri (belahan jiwa). Cinta paling halal dan suci. Cinta dua manusia biasa, yang berusaha menggabungkannya agar menjadi cinta yang luar biasa. Amin.



Wallahu ‘alam.


Monday, March 14, 2011

K.long!! Selamat Membesar.....


Ari nie 14.03.2011..hari lahir k.long yang ke 24..cepat je masa berlalu..anak sulong daripade keluargaku....sebuah keluarge yang agak besar....Semoga k.long sentiase sihat...dipermudahkan segalanye...dipermudahkan jodoh...dimurahkan rezeki..k.long da banyak membantu keluarga..kalau xde k.long ntah la...dari bgun tido..k.long kemas katil adik2,kemas semua bilik yangg de kt umh...basuh pinggan n gelas yg de kt sinki...nyapu2 rumah...basuh baju...lepas sentle semunye baru la k.long pergi keje....balik rehat tghari k.long sidai baju....time mlm plak gosok baju adik2 sek abis semuanye baru la k.long tido...begitu la rutin harian k.long..kalau la xde k.long mahu jadi huru hara rumh...hehe....aku plak hujung2 mggu je balik umh...kdg2tue je la leh tolong....tp k.long sporting..hehe..sbb aku nga nga k.long mcm isi nga kuku..leh cite ape2 je kt k.long....?(**long de gosip baru,tggu balik umh neh..hikhik)


Sempene hari lahir k.long nie....saje nak tujukan entri untuk k.long yang tersayang...semoga k.long sentiase hppy..sabar melayan kerenah adik2 yang semakin membesar.....harap2 nanti bile adik2 dah besar ingat la kt k.long nie ye....

Nak bagi hadiah ape ye kat k.long..hehe..tggu dapat gaji la k.long erk...harap bersabar ye...:)





Nota kaki (blog bena): Ada waktu kita memerlukan kesedihan walaupun ia menyakitkan....ada waktunya kita perlu pengorbanan walaupun hakikatnya bukan satu kerelaan..Ada waktu hanya takdir menentukan impian menjadi kenyataan...

Monday, March 7, 2011

Penggali Kubur Jumpa Otak 20 Tahun Dalam Tanah Masih Elok


SEBERANG PRAI - Tuhan Maha Besar. Lebih 50 orang ahli keluarga Allahyarham Salasiah Jasni, 78, yang hadir pada majlis pengebumiannya di Tanah Perkuburan Islam Permatang Tok Labu, Penaga di sini menyaksikan bukti kebesaran Ilahi.




Ini kerana, sebaik tiba di tanah perkuburan itu, mereka terkejut apabila dua penggali kubur yang sedang menyiapkan liang lahad untuk Salasiah menunjukkan penemuan otak manusia.



Lebih mengejutkan sebaik penemuan otak itu beberapa kejadian aneh berlaku hingga menyebabkan semua ahli keluarganya beristighfar panjang dan memuji kebesaran Allah.



Menghairankan otak manusia yang ditemui itu masih dalam keadaan baik sedangkan tulang dan papan keranda dipercayai dari kubur lama bersebelahan liang lahad yang baru di gali itu sudah hancur.



Cucu Allahyarham, Shuhaili Che Ros, 37, berkata, penemuan otak manusia yang masih dalam keadaan elok itu amat menghairankan ahli keluarganya.



“Sepanjang pengetahuan kami otak manusia yang ditemui itu berasal dari sebuah liang lahad yang sudah berusia 20 tahun.



“Malah papan keranda dan semua tulang milik si mati sudah reput tetapi otak ini masih dalam keadaan baik dan sempurna,” katanya.



Menurutnya, dia mengambil otak yang dipenuhi lumpur itu dan meletakkan di atas daun pisang sambil diperhatikan ahli keluarganya yang lain.



“Menghairankan, otak itu kemudiannya dilihat bertukar menjadi bersih dan lumpur yang melekat padanya tertanggal dengan sendiri.



“Kami tidak mengusiknya dan selepas hampir 20 minit otak itu kemudiannya berubah warna dari kehitaman kepada warna merah dan pada masa sama urat darah mula timbul menyebabkan kami melihat ia seperti otak baru,” katanya.



Setelah itu otak berkenaan kemudiannya dikebumikan semula bersama jenazah neneknya.



Dalam pada itu penggali kubur yang menemui otak itu, Saad Shaari, 60, berkata, ini adalah pengalaman peliknya yang pertama selepas hampir 30 tahun menjadi penggali kubur.



“Saya dan adik, A Rahim, 55, menemui otak ini ketika hampir separuh menyiapkan liang lahad untuk Allahyarham Salasiah.



“Menghairankan sepatutnya otak ini sudah hancur bersama tulang dan papan keranda,” katanya.



Menurutnya lagi, begitu juga ketika kerja penggalian dijalankan kerana ia melibatkan penggunaan cangkul dan skop, tetapi otak itu masih lagi ditemui dalam keadaan sempurna.



“Ini ialah salah satu kebesaran tuhan dan kita yang melihatnya sepatut mengambil pengajaran dari penemuan ini.





“Di samping itu, penemuan ini juga bagi saya adalah satu ingatan agar kita sering melakukan kebaikan sepanjang hidup ini kerana Allah tidak pernah memungkiri janjinya memberi kebaikan kepada hambanya yang melakukan kebaikan,” katanya.



Saad berkata, liang lahad lama yang terletak bersebelahan kubur Salasiah itu adalah milik seorang hamba Allah yang sentiasa membaca al-Quran. -MC



Ulasan MC

Benar, ia kebesaran Ilahi. Apatah lagi apabila " otak " itu semasa di atas dunia ini digunakan untuk merenung tanda-tanda kebesaran Ilahi serta yang memahamkan sifat-sifat Allah, Rabbul Jalil. Tentulah Allah menyayangi " otak " sedemikian, bukan otak yang hanyir yang hanya memikirkan bab-bab duniawi dan "ghairulllah" (yang lain daripada Allah)









...HIDUP ini amat bermakna jika segalanya kerana ALLAH...

Thursday, March 3, 2011

Perempuan idaman lelaki....Adakah anda antarenye???


Seorang gadis kecil bertanya pada ayahnya, “Ayah ceritakanlah padaku perihal muslimah sejati?” Si ayah pun menjawab, “Anakku,seorang muslimah sejati bukan dilihat dari kecantikan dan keayuan wajahnya semata-mata.Wajahnya hanyalah satu peranan yang amat kecil,tetapi muslimah sejati dilihat dari kecantikan dan ketulusan hatinya yang tersembunyi. Itulah yang terbaik”. Si ayah terus menyambung, “Muslimah sejati juga tidak dilihat dari bentuk tubuh badannya yang mempersona,tetapi dilihat dari sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya yang mempersona itu".

"Muslimah sejati bukanlah dilihat dari sebanyak mana kebaikan yang diberikannya ,tetapi dari keikhlasan ketika ia memberikan segala kebaikan itu.

Muslimah sejati bukanlah dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya tetapi dilihat dari apa yang sering mulutnya bicarakan.Muslimah sejati bukan dilihat dari keahliannya berbahasa,tetapi dilihat dari bagaimana caranya ia berbicara dan berhujah kebenaran". Berdasarkan ayat 31,surah An Nurr,Abdullah Ibnu Abbas dan lain-lainya berpendapat, "Seseorang wanita islam hanya boleh mendedahkan wajah,dua tapak tangan dan cincinnya di hadapan lelaki yang bukan mahram". (As syeikh said hawa di dalam kitabnya Al Asas fit Tasir).

“Janganlah perempuan -perempuan itu terlalu lunak dalam berbicara sehingga menghairahkan orang yang ada perasaan dalam hatinya,tetapi ucapkanlah perkataan yang baik-baik”. (surah Al Ahzab:32). “Lantas apa lagi ayah?”sahut puteri kecil terus ingin tahu. 
“Ketahuilah muslimah sejati bukan dilihat dari keberaniannya dalam berpakaian grand tetapi dilihat dari sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya melalui apa yang dipakainya. Muslimah sejati bukan dilihat dari kekhuwatirannya digoda orang di tepi jalanan tetapi dilihat dari kekhuwatirannya dirinyalah yang mengundang orang tergoda".

"Muslimah sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yang ia jalani tetapi dilihat dari sejauh mana ia menghadapi ujian itu dengan penuh rasa redha dan kehambaan kepada TUHAN nya,dan ia sentiasa bersyukur dengan segala kurniaan yang diberi.Dan ingatlah anakku muslimah sejati bukan dilihat dari sifat mesranya dalam bergaul tetapi dilihat dari sejauh mana ia mampu menjaga kehormatan dirinya dalam bergaul”.



Tuesday, February 15, 2011

BARU KUTAHU BAHAYA SARDIN


Erm...terjumpa artikel ni setelah dinasihati seorang sahabat supaya berhenti makan sardin....ups, this is my last menu mkn sardin...cuba sedaya upaya...takut lak baca artikel di bawah :-
Penemuan menakjubkan. .JANGAN MAKAN SARDIN


Assalamualaikum wbh

Saya dilahirkan dari keluarga miskin.
Ibu bapa saya mengusahakan kebun getah. Waktu kecil, apabila ibu atau bapa membeli ikan sardin dalam tin, ia seperti satu makanan mewah. Sejak kecil memang saya suka makan sardin. Apatah lagi kalau masakan sardin yang dimasak oleh arwah ibu. Walau pun saya suka makan sardin, namun tidak berpeluang makan dengan kerap maklumlah bagi keluarga saya ketika itu, ia dianggap mahal.
Harga ikan sardin dalam tin pada hari ini dikira amat murah. Dalam lingkungan RM3 – RM4 sudah dapat satu tin sardin bersaiz besar. Kalau nak dibandingkan dengan membeli ikan kembung segar di pasar, rasanya lebih mudah dan murah membeli ikan sardin dalam tin. Tidak perlu memproses buang perut dan membasuh dan membubuh garam dan kunyit. Pendek kata, kalau beli ikan sardin, buka penutup, potongkan sedikit bawang dan tumiskan dengan cili, dalam tempuh yang singkat sudah siap lauk ikan sardin.
Tabiaat suka makan sardin saya berterusan sesudah kahwin. Namun tidak kerap kerana isteri kurang gemar ikan sardin.


Setelah saya berkenalan dan berguru dengan arwah guru, barulah saya terpaksa berhenti terus dari makan ikan sardin. Arwah guru saya bertegas memberikan arahan kepada saya “JANGAN MAKAN IKAN SARDIN”. Satu ketika setelah lama tidak makan ikan sardin, sewaktu saya makan tengahari bersama arwah guru, saya sangat terliur untuk makan lauk ikan sardin. Saya mengambil sepotong ikan sardin. Selepas itu, arwah guru saya tidak mahu bercakap dengan saya untuk beberapa jam kerana sangat marah kepada saya kerana mengambil lauk ikan sardin.

 

Lama kelamaan saya terpaksa belajar untuk tidak makan lagi ikan sardin. Alhamdulillah dengan pengalaman yang Allah berikan sepanjang bersama arwah guru dan terlibat dengan beberapa kes orang yang suka makan sardin, akhirnya kini saya memandang sangat jijik ikan sardin. Saya tidak akan memakan karipap ikan sardin dan sandwic sardin yang dihidangkan setiap kali mesyuarat di pejabat saya.

Mari kita lihat ikan sardin. Sewaktu saya suka makan ikan sardin dahulu, saya sangat suka makan bahagian tulang ikan sardin kerana ia lembut. Bagaimanakah ikan sardin ini diproses sehingga semua tulangnya menjadi lembut??. Kalau kita membuat eksperimen sains yang mudah di rumah dengan merebus seekor ikan kembung selama 3 hari 3 malam secara berterusan, insya-Allah akan kita dapati bahawa tulang ikan kembung ini tidak akan lembut. Mari kita ubah eksperimen ini dengan menggunakan pressure cooker memasak ikan kembung tersebut selama 3 hari 3 malam juga. Keputusannya akan tetap sama, tulang ikan kembung ini akan tetap keras.

Apa yang ingin saya persoalkan di sini ialah mengapa tulang ikan sardin ini sedia lembut apabila dikeluarkan dari tinnya? Jawapannya ialah sudah tentu terdapat bahan kimia khas yang dimasukkan ke dalam tin ikan sardin ini yang telah bertindak balas dengan tulang ikan ini sehingga menjadikan tulang ini lembut. Mengikut arwah guru saya, bahan kimia inilah yang menjadi ancaman kepada manusia apabila mereka memakan ikan sardin.

Apakah ancaman kepada manusia apabila memakan ikan sardin? Pemerhatian pertama atau kes pertama yang gunakan sebagai bahan bukti buruknya amalan makan sardin ialah kes seorang jiran saya yang terpaksa dibuang keseluruhan rahimnya kerana ketumbuhan fibroid di dalam rahimnya. Semenjak sekian lama saya berjiran dengan hamba Allah ini, saya memang tahu melalui anak-anak saya yang kerap ke rumahnya bahawa hamba Allah ini memang gemar memakan ikan sardin dan mee maggi. Maklumlah bagi seorang wanita dengan kerjaya besar yang sentiasa sibuk dan tiada orang gaji, penyelesaian mudah ialah memasak nasi berlauk ikan sardin dan kalau ingin lebih ringkas, stok mee maggi sentiasa tersedia.


Hamba Allah ini telah kehilangan rahimnya semenjak usianya awal 40an. Begitulah, jikalau kerap seseorang terutama sekali orang perempuan gemar makan sardin, jawapannya, pelbagai tumor seperti fibroid di dalam rahim akan insya-Allah diberikan oleh Allah. Fibroid sebenarnya adalah sejenis kanser benign yang tidak merebak ke bahagian lain tubuh. Sebenarnya berdasarkan pemerhatian- pemerhatian lalu ini boleh dirumuskan seolah-olah di dalam tin ikan sardin terdapat sejenis bahan kimia yang bersifat karsinogen (bahan kimia penyebab kanser). Apabila kerap dan sudah cukup tempuhnya, ia akan menyebabkan tumor atau kanser samaada benign atau malignan. Namun dalam pemerhatian saya ia banyak menyebabkan fibroid dalam rahim dan tumor.

Antara sampel kajian saya yang suka dan kerap makan sardin ialah seorang hamba Allah yang secara tiba-tiba sewaktu mengandungkan anak keduanya iaitu seorang anak perempuan tiba-tiba mengidam makan ikan sardin. Hampir setiap hari sepanjang mengandungkan anak perempuannya ini hamba Allah ini akan makan ikan sardin. Akibat dari tabiaat ini, sebaik sahaja aak perempuan keduanya ini dilahirkan, terdapat ketumbuhan pada rahim bayi perempuan ini. Pembedahan terpaksa dilakukan ketika bayi ini berusia kalau tidak silap saya 3 bulan. Begitulah azab diperolehi dari tabiaat gemar makan ikan sardin.

Namun saya bersyukur kepada Allah swt kerana sebenarnya isu makan ikan sardin inilah yang antara menjadi punca sehingga akhirnya hamba Allah ini belajar ilmu agama dari saya sehingga pelbagai amalan syirik dan tangkalnya alhamdulillah telah dapat dibuang. Hamba Allah ini kini alhamdulillah telah menjadi antara murid saya yang banyak sekali mendapat pelbagai rahmat dari Allah walaupun dahulunya jahil.

Sebagai latihan pengukuhan kepada para pembaca budiman semua, cuba lah buat sedikit kajian ke atas mana-mana kenalan atau saudara mara yang pernah mengalami sebarang kes tumor atau fibroid dan selepas itu kajilah sejarah permakanan mereka ini. Kemungkinan besar mereka ini memang gemar dan kerap makan ikan sardin. Dengan itu marilah pembaca sekelian memboikot makan ikan sardin semoga insya-Allah dijauhkan Allah dari terkena sebarang penyakit berkaitan tumor, fibroid atau sebarang penyakit kanser lainnya.

Sekian untuk kali ini. INGAT, jangan makan ikan sardin.

Setakat mana kebenaranya

Wassalam wallahualam


***ambik pic sempena perarakan maulidur rasul..tema putih hitam tp terpakse pkai bju nie wlaupun bunge kat bju kaler oren..hihikhihk...:)

Thursday, February 10, 2011

Adab Minum Rasulullah S.A.W..


Rasulullah SAW amat menyukai minum madu yang dicampur dengan air sejuk. Amalan ini untuk tujuan amalan kesihatan. Rasulullah SAW juga suka minum air sejuk dan mencicip madu sebelum makan apa-apa diwaktu pagi.




Antara khasiat amalan-amalan ini ialah:



1. Menghilangkan balqham (kahak/lendir)

2. Mencuci perut

3. Membuang sisa-sisa makanan yang tertinggal didalam perut yang tidak

dicernakan dengan sempurna dan menolaknya ke usus besar

4. Menghapuskan sukatan dalam usus, menghilangkan senak perut dan sedu

5. Memperbaiki fungsi buah pinggang, limpa dan hati.



Rasullah SAW suka minum air yang telah disimpan semalaman didalam suatu bekas.



Minuman Manis dan Sejuk



Aisyah (ranha) meriwayatkan bahawa: " Diantara banyak-banyak jenis minuman, Rasulullah saw suka minuman manis dan sejuk"



Hadis bermaksud, baginda mengemari minuman manis dan sejuk, campuran madu atau nabiz (rendaman buah tamar).



Didalam suatu doa Rasullah ada menyebut " Ya Allah kurniakanlah aku dengan cintaMu yang lebih besar dari cintaku kepada nyawa, harta,anak dan cintaku kepada air sejuk"



Ini memberi isyarat bahawa sudah tentu minuman air sejuk itu mempunyai khasiat yang lebih besar. Adapun minuman jika terkumpul didalamnya kemanisan dan kesejukan akan menjadi asbab yang paling bermanfaat untuk penjagaan kesihatan tubuh badan Ini sekali gus berperanan bahan pemakanan dan mencernakan makanan yang masuk kedalam tubuh lalu menyalurkannya keseluruh anggota badan.



Ringkasan adab minum :



1. Gelas atau cawan hendaklah dipegang dengan tangan kanan

2. Bacalah " Bismillah"

3. Minum dengan tiga nafas

4. Minum dalam keadaan duduk

5. Jangan bernafas kedalam air. Setiap kali berhenti minum arahkan pernafasan ketempat lain.

6. Setiap kali berhenti minum (pada setiap penafasan) bacalah Alhamdullilah

7. Jika tidak ada tempat untuk duduk adalah diharuskan minum sambil berdiri

8. Jangan terus minum selepas selesai mengerjakan kerja-kerja berat.

9. Minum dari baki air yang telah diminum oleh orang lain, Hadis menyatakan bahawas aki baki air minuman seseorang Islam adalah ubat untuk penyakit.

p/s : jadi korng kene la selalu minum air saki baki org lain ye..tue kan ubat..peace...:)


Sunday, February 6, 2011

Pandang lah......Lihatlahhhhhh.......


Bertudung Tapi Bogel


Menoleh sekitar 20 tahun yang lalu, perihal wanita mendedahkan rambut bukan suatu pemandangan luar biasa. Malahan pada ketika itu jarang kelihatan wanita menutup kepala, kecuali untuk majlis dan upacara tertentu.



Ketika itu wanita yang bertudung, kebanyakkannya adalah golongan tua, itu pun rambut yang ditutup tidak ‘rapus’. Pendek kata wanita yang bertudung, apatah lagi jika terdiri daripada golongan muda akan dianggap janggal.



Senario tersebut sudah berlalu dan keadaan sekarang sudah berubah. Sama ada di pejabat, apatah lagi di institusi pengajian, dan di majlis-majlis, rata-rata wanita Melayu akan memakai tudung. Mereka akan berasa janggal dan terasing jika tidak bertudung.



Di kedai, pusat membeli belah, di lapangan terbang dan di mana sahaja, kebanyakkan wanita Islam telah menutup kepala mereka.



Tidak kira tua, muda, anak dara atau janda, pekerja biasa, pegawai tinggi, suri rumah tangga, rata-rata sudah menutup kepala kerana masing-masing terasa tidak selesa untuk menayangkan rambut.



Zaman berlalu, masa berganti, dan sistem nilai pun sudah berubah. Dulu yang bertudung dianggap janggal, kini yang menayangkan rambut pula akan dianggap janggal, apatah lagi bila berada di majlis-majlis tertentu. (Tidak tahulah kalau masih ada yang tidak berasa janggal).



Bagi setengah pendapat, kecenderungan memakai tudung ada kaitan dengan kesedaran beragama. Rambut adalah sebahagian daripada aurat wanita. Ini bererti kepala wajib ditutup dan tidak didedahkan untuk tontonan umum.



Kalaulah kecenderungan itu disebabkan kesedaran beragama, syukur Alhamdulillah. Tetapi mungkin juga ada sebahagiannya disebabkan yang lain. Umpamanya takut terasa janggal, terikut-ikut dengan trend berpakaian, hanya sebagai fesyen dan sebagainya.



Cuba perhatikan, ada yang bertudung sehingga tidak nampak walau sehelai rambut, tetapi dalam waktu yang sama memakai kain belah, yang setiap kali melangkah akan menampakkan betis dan pangkal paha yang putih melepak. Ada pula yang bertudung lengkap tetapi mendedahkan sebelah atas dada, dan memakai skirt. Kalau boleh disamakan, ada lelaki yang bertopi haji tetapi memakai seluar pendek. Ini sesuatu yang agak ganjil, atas ditutup, bawah didedah.



Bagi setengah wanita, memakai tudung bukan kerana tuntutan agama. Mungkin ada yang cuma ingin mengambil hati, mungkin ia kerana suatu peraturan dan mungkin ada yang ikut-ikutan. Waktu ke pejabat semua memakai tudung, ke sekolah pun begitu juga, tetapi bila berjalan-jalan membeli belah tudung entah kemana.



Pada hal Islam telah menggariskan pakaian yang wajib dipakai oleh setiap muslimah. sebagaimana yang ditetapkan oleh al-Qur’an dan hadis-hadis Nabi Sallallahu alaihi wasallam, iaitu:



i). Hendaklah menutup seluruh anggota badan, termasuk kepala, rambut, leher, lengan, melainkan muka dan dua tapak tangan sehingga dua pergelangan tangan.



ii). Pakaian itu tebal, tidak menampakkan warna kulit yang dapat dilihat dari celah-celah sulaman benang pakaian itu.



iii). Pakaian itu luas, tidak sempit, dan tidak ketat sehingga boleh menampakkan bentuk susuk badan.



iv). Pakaian itu tidak menyerupai atau seakan-akan pakaian lelaki



v). Pakaian itu tidak berbau harum atau wangi kerana ia boleh menarik perhatian orang.



Kewajipan menutup aurat itu berdasarkan kepada dalil al-Qur’an dan Hadis. Di antaranya firman Allah:



Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman supaya menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram) dan memelihara kehormatan mereka dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya dan hendaklah mereka menutup belahan leher bajunya dengan tudung kepala mereka dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka melainkan kepada suami mereka atau bapa mereka atau bapa mertua mereka atau anak-anak mereka atau anak-anak tiri mereka atau saudara-saudara mereka atau anak bagi saudara-saudara mereka yang lelaki atau anak bagi saudara-saudara mereka yang perempuan atau perempuan-perempuan Islam atau hamba-hamba mereka atau orang gaji dari orang-orang lelaki yang telah tua dan tidak berkeinginan kepada perempuan atau kanak-kanak yang belum mengerti lagi tentang aurat perempuan dan janganlah mereka menghentakkan kaki untuk diketahui orang akan apa yang tersembunyi daripada perhiasan mereka dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah wahai orang-orang yang beriman supaya kamu berjaya.” (Surah Al-Ahzab : 59)



Oleh yang demikian, sebagai menyahut titah perintah Allah, isu bertudung khususnya menutup aurat janganlah ia dipandang sebagai perkara remeh. Ia adalah perkara wajib. Mentaati perkara wajib adalah perkara besar, walaupun ia dipandang remah oleh sebahagian manusia.










Wednesday, February 2, 2011

Dinikahi wanita itu EMPAT perkara...




 "Dinikahi wanita itu kerana empat perkara; kerana hartanya, keturunannya, kecantikkannya dan agamanya. Maka pilihlah dalam hal keagamaannya. Nescaya beruntunglah kedua-dua tanganmu." (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)


"Kerja, kerja, dan kerja. Aku bosan dengan semua ini.", getus hati kecil Izhar yang merasakan hidupnya sekarang sunyi dan sepi.

Izhar merupakan seorang peguam di mahkamah syariah dan bertugas sebagai seorang pendakwa raya.
"Hari-hari berhadapan dengan kes-kes penceraian, khalwat…", bagaikan tertekan dengan kesibukan kerjayanya sehingga diri sendiri seakan tidak terurus.

"Hidup bersahabat memang berbeza dengan hidup berteman...", tiba-tiba sahaja tersentuh hati Izhar untuk mencari pasangan setelah sekian lama dia hidup bersendirian.


Dengan ini, bermulalah kisah Si Ustaz dalam mencari pasangan hidupnya. Dengan langkahnya pertama, usaha Izhar telah bertemu dengan seorang gadis. Namanya Alfatunnisa'. Cantikkan namanya, begitulah juga parasnya, secantik namanya. Gadis ini adalah rakan sekampus kawan Izhar semasa menuntut di Jepun dahulu.
Alfatunnisa' adalah anak orang ternama, anak Tan Sri Ahmad. Gugup juga Izhar apabila hendak berhadapan dengan Tan Sri. Tetapi itu dulu, sebelum Izhar kenal dengan Tan Sri. Sekarang hubungan mereka nampaknya sudah rapat seperti saudara sendiri.

Mungkin itulah yang dikatakan jodoh. Sebenarnya perkenalan dengan gadis ni bukanlah lama, sekejap saja. Mereka memang merancang untuk mendirikan rumahtangga bersama namun semakin lama dikenali, gadis itu seakan sudah banyak berubah.
"Mungkin ini bukan jodohku, aku tak tahu erti cinta...adakah aku tertarik padanya ataupun pada hartanya...Nauzubillah, ya Allah..selamatkan diriku daripada godaan syaitan...", hati Izhar berbisik dan berdoa sendirian.

Pada langkah pertama, Izhar gagal menemui cinta hatinya. Pencarian Izhar tidak berakhir hanya di situ. Akhirnya semasa menguruskan kes anak guamannya, Izhar tertarik pula dengan anak kepada anak guamannya. Surina namanya, berasal daripada keluarga yang sederhana, Orangnya bijak bekata-kata. Akhirnya Izhar terpancing jua. Sesungguhnya Allah mengetahui segala-galanya.

Pada suatu hari, Izhar terserempak dengan Surina di salah satu pasar raya berdekatan bersama seorang jejaka, mesra sekali lagak mereka. Setelah disiasat, sungguh tidak disangka-sangka bahawa Surina yang sangat petah dan bijak berkata-kata selama ni sanggup berdusta dan mengambil kesempatan. Surina sebenarnya bekerja di kelab malam.

"Astaghfirullahal azim.. Alhamdulilah, daku bersyukur padamu ya Rabbi, Engkau menyelamatkanku daripada segala bencana, sekiranya aku berkahwin dengan keturunan seperti ini, amatlah pedih untuk aku melalui sisa-sisa hidup ini…", syukur Izhar atas segala petunjuk daripadaNya.
Setelah kecewa dengan gelagat cinta yang baru ditemui itu, Izhar sepertinya sudah putus harapan. Bagi Izhar, biarlah masa yang menentukan kerana dia yakin akan ketentuan Allah.

Bulan silih berganti, hari demi hari, putaran jam meninggalkan masa-masa yang lalu. Izhar semakin sibuk dengan menguruskan firmanya. Suatu hari, Izhar menghadiri mesyuarat untuk satu program yang disertainya, program "Selamatkan Jiwa". Mesyuarat pada hari itu pula melibatkan seluruh mahkamah syari'ah di kawasan tersebut. Dalam kalangan ahli jawatankuasa yang datang, Izhar terpandang ke arah seorang wanita yang dirasakan amat berbeza dengan wanita-wanira lain. Sangat pendiam orangnya.

Diam-diam ubi berisi, namun apabila melontarkan idea, cukup bernas! Memang cantik orangnya. Sopan dan berjubah adalah penampilan yang dipilih. Tidak hairanlah kerana gadis ini merupakan alumni Universiti Al-Azhar, dan ayahnya adalah imam di kampungnya. Izhar akhirnya mengambil kata putus untuk menulis sepucuk surat untuk menyatakan isi hatinya.



Salam perkenalan buat saudari Sa'adatul Sakinah...
Dengan lafaz bismillahhirrahmanirrahim, saya meminta izin daripada saudari untuk mengenali dengan lebih dekat lagi. Saya amat tertarik dengan saudari, pandangan mata yang penuh keihklasan melontarkan idea-idea yang bernas untuk melakukan kebajikan di jalan Allah. Mungkin Allah telah mempertemukan kita, dalam situasi yang sama.
Dirimu yang sempurna, memperjuangkan kalimah suci Allah membuatkan saya tertarik dengan saudari. Tidak sepertimana perempuan-perempuan di luar sana yang pernah saya kenali. Andainya diri tidak berpunya, izinkan saya untuk melamar awak sebagai isteri saya yang sah.
Ikhlas, Izhar...
Wassalam saudaraku Muhd Izhar...


Buat saudara yang baru ku kenali, sesungguhnya pertemuan dan perpisahan adalah milik Allah, Dialah yang berhak mengaturkan segalanya. Sudi-sudikanlah menghayati nota-nota yang ku tulis buatmu...
Wahai saudaraku...Cinta pertama mengukir peristiwa, menguggat pelbagai perkara. Ketahuilah saudara, jangan mempercayai pada pandangan mata, ia hanya pandangan syaitan durjana. Usah memujiku lebih darinya, kiranya diri ini masih kurang seadanya, idea hanyalah pandangan manusia, belum tentu betul pada pandangan yang Esa. Sempurnaku tak sempurna Nabiku, kerana aku hanya manusia biasa, dan ketahuilah sahabat, manusia tidak akan pernah sempurna.

Wahai saudaraku...janganlah kau membanding-bandingkan diriku dengan insan lain, sesungguhnya Allah tidak menyukai hambaNya mempersoal mengenai keburukan mereka. Kiranya engkau membenci kemaksiatan, tugasmu adalah membawa mereka berhijrah dan tidak sesekali berhujah untuk menyemarakkan lagi hati mereka.

Kirannya aku jatuh cinta padamu, itu kerana aku jatuh cinta pada kesederhanaanmu, dan kiranya aku membenci dirimu, tidak bermakna aku membenci dirmu, tetapi aku membenci egomu. ingatlah wahai Adam, manusia adalah sama, hiris tangan, pastinya darah yang mengalir adalah merah. Hanya Allah yang dapat membezakan hambanya, dan kita sebagai hamba tidak layak untuk membuat penilaian.

Andainya kamu mencintaiku kerana Allah yang maha Pencipta..Sesungguhnya aku belum berpunya, diriku hanyalah untuk Dia. Aku menerima lamaranmu dengan hati yang terbuka, Kiranya ini menambahkan ketaqwaanku padaNya. Inilah nota-nota cintaku buatmu lelaki yang akan bergelar suami…
"Astaghfirullahal 'azim... Astaghfirullahal ‘azim… Astaghfirullahal ‘azim… Ampunkan dosaku ya Allah. Sesungguhnya selama ini aku telah tewas dalam permainan cinta. Terlampau mengejar cinta, aku telah melakukan dosa pada mereka. Sesungguhnya diriku kerdil di hadapanMu ya Rabbi. Aku sememangnya tidak layak untuk menghukum manusia, sesungguhnya aku seorang hamba seperti mereka..", doa Izhar selepas menunaikan solat tahajjudnya.

Izhar kini bersyukur kerana telah dikurniakan oleh Allah seorang isteri yang solehah, mampu memandu hidupnya dan saling melengkapi dan memperbaiki dalam kesilapan masing-masing. Dia tersedar akan kesilapannya terhadap Surina dan Alfatunnisa yang gagal menemukan mereka kepada kebenaran.
Yakinlah bahawa sesungguhnya jodoh itu rahsia Allah dan masanya pasti akan tiba..

Friday, January 28, 2011

AIR SEMBAHYANG


1. Ketika berkumur, berniatlah kamu dengan, 'Ya
Allah,ampunilah dosa mulut dan lidahku ini'.
Penjelasan nombor 1 :
Kita hari-hari bercakap
benda-benda yang tak berfaedah.


2.. Ketika membasuh muka, berniatlah kamu
dengan, 'Ya Allah, putihkanlah muka ku di akhirat
kelak, Janganlah Kau hitamkan muka ku ini'.
Penjelasan nombor 2 :
Ahli syurga mukanya putih
berseri-seri.

3. Ketika membasuh tangan kanan, berniatlah
kamu dengan, 'Ya Allah, berikanlah hisab-hisab
ku ditangan kanan ku ini'.
Penjelasan nombor 3 :
Ahli syurga diberikanhisab-
hisabnya di tangan kanan .

4.. Ketika membasuh tangan kiri, berniatlah kamu
dengan, 'Ya Allah, janganlah Kau berikan hisab-
hisab ku di tangan kiri ku ini'.
Penjelasan nombor 4 :
Ahli neraka diberikan hisab-
hisabnya di tangan kiri .

5. Ketika membasuh kepala, berniatlah kamu
dengan,'Ya Allah, lindunganlah daku dari terik
matahari di padang Masyar dengan Arasy Mu'.
Penjelasan nombor 5 :
Panas di Padang Masyar
macam matahari sejengkal di atas kepala.

6. Ketika membasuh telinga, berniatlah kamu
dengan,'Ya Allah, ampunilah dosa telinga ku ini'
Penjelasan nombor 6 :
Hari-hari mendengar orang
mengumpat, memfitnah dll.

7. Ketika membasuh kaki kanan, berniatlah kamu
dengan.'Ya Allah, permudahkanlah aku melintasi
titian Siratul Mustaqqim'.
Penjelasan nombor 7 :
Ahli syurga melintasi titian
dengan pantas sekali.

8. Ketika membasuh kaki kiri, berniatlah kamu
dengan,'Ya, Allah, bawakanlah daku pergi ke
masjid-masjid, surau-surau dan bukan tempat-
tempat maksiat'
Penjelasan nombor 8 :
Qada' dan Qadar kita di
tangan Allah.

Ramai di antara kita yang tidak sedar akan hakikat
bahawa setiap yang dituntut dalam Islam
mempunyai hikmah nya yang tersendiri.

Pernah kita terfikir mengapa kita mengambil
wuduk sedemikian rupa?
Pernah kita terfikir segala hikmah yang kita
perolehi dalam menghayati Islam?





Monday, January 24, 2011

Kalau Tuhan tu betul-betul baik, kenapa buat neraka??


Ini kisah benar.. Kisah seorang gadis Meayu, beragama Islam, tapi cetek pengetahuan tentang agama.
Ceritanya begini, di sebuah negeri yang melaksanakan dasar 'Membangun Bersama Islam', kerap kali pihak berkuasa tempatan menjalankan pemeriksaan mengejut di premis-premis perniagaan dan kompleks beli-belah, untuk memastikan para pekerja di premis berkenaan menutup aurat.
Saya tidak pasti berapa jumlah denda yang dikenakan sekiranya didapati melakukan kesalahan, tapi selalunya mereka akan diberi amaran bagi kesalahan pertama, dan didenda jika didapati masih enggan mematuhi garis panduan yang ditetapkan.

Lazimnya dalam setiap operasi sebegini, seorang ustaz ditugaskan bersama dengan para pegawai pihak berkuasa tempatan.
Tugasnya adalah untuk menyampaikan nasihat secara berhemah, kerana hukuman dan denda semata-mata tidak mampu memberi kesan yang mendalam.

Dalam satu insiden, ketika operasi yang dijalankan sekitar 2005, seorang gadis yang bekerja di salah satu lot premis perniagaan di  sebuah pasaraya  telah didapati melakukan kesalahan tidak menutup aurat.
Maka dia pun kena denda.
Setelah surat saman dihulurkan oleh pegawai PBT, ustaz ni pun bagi la nasihat, "lepas ini diharap saudari insaf dan dapat mematuhi peraturan.

Peraturan ni bukan semata-mata peraturan Majlis perbandaran, tapi menutup aurat ni termasuk perintah Allah. Ringkasnya, kalau taat segala perintahNya, pasti Dia akan membalas dengan nikmat di syurga.
Kalau derhaka tidak mematuhi perintahNya, takut nanti tidak sempat bertaubat, bakal mendapat azab di neraka Allah.
Tuhan Maha Penyayang, Dia sendiri tidak mahu kita campakkan diri ke dalam neraka."
Gadis tersebut yang dari awal mendiamkan diri, tiba-tiba membentak "Kalau Tuhan tu betul-betul baik, kenapa buat neraka?
Kenapa tidak sediakan syurga sahaja? Macam itu ke Tuhan Maha Penyayang?" Mungkin dari tadi dia sudah panas telinga, tak tahan dengar nasihat ustaz. Sudah  la hati panas kena denda sebab dia tak pakai tudung.

Ustaz tu terkedu sekejap. Bahaya budak ni. Kalau dibiarkan boleh rosak akidah dia.
Setelah habis gadis tu membebel, ustaz tu pun jawab: "Dik, kalau Tuhan tak buat neraka, saya tak jadi ustaz.
Berapa sen sangat gaji saya sekarang. Baik saya jadi tokey judi, atau bapa ayam.
Hidup senang, lepas mati pun tak risau sebab gerenti masuk syurga.
Mungkin awak ni pun saya boleh culik dan jual jadi pelacur.
Kalau awak nak lari, saya bunuh je. Takpe, sebab neraka tak ada. Nanti kita berdua jumpa lagi kat syurga. Kan Tuhan tu baik?"

Gadis tu terkejut. Tergamak seorang ustaz cakap macam tu? Sedang dia terpinga-pinga dengan muka confused, ustaz tu pun jelaskan:
"Perkara macam tadi akan berlaku kalau Tuhan hanya sediakan syurga. Orang baik, orang jahat, semua masuk syurga.
Maka apa guna jadi orang baik? Jadi orang jahat lebih seronok. Manusia tak perlu lagi diuji sebab semua orang akan 'lulus' percuma.
Pembunuh akan jumpa orang yang dibunuh dalam syurga. Perogol akan bertemu lagi dengan mangsa rogol di syurga.
Selepas tu boleh rogol lagi kalau dia nak. Tak ada siapa yang terima hukuman. Sebab Tuhan itu 'baik'.
Adakah Tuhan macam ni yang kita nak? Awak rasa, adil ke?" Tanya ustaz.
"Mana adil macam tu. Orang jahat takkan la terlepas macam tu je." Rungut si gadis.
Ustaz tersenyum dan menyoal lagi: "Bila tuhan tak adil, boleh ke dianggap baik?"
Gadis tu terdiam.

Ustaz mengakhiri kata-katanya:
"Adik, saya bagi nasihat ni kerana kasih sesama umat Islam. Allah itu Maha Penyayang, tapi Dia juga Maha Adil.
Sebab tu neraka perlu wujud. Untuk menghukum hamba-hambaNya yang derhaka, yang menzalimi diri sendiri dan juga orang lain.
Saya rasa awak dah faham sekarang. Kita sedang diuji di atas dunia ni.

Jasad kita bahkan segala-galanya milik Allah, maka bukan hak kita untuk berpakaian sesuka hati kita.
Ingatlah, semuanya dipinjamkan olehNya, sebagai amanah dan ujian.
Semoga kita dapat bersabar dalam mentaati segala perintahNya, untuk kebaikan diri kita juga.

Thursday, January 20, 2011

Pelengkap Hidupku..


Lagu best....

Aku bagai laut tak bertepi dan tak berkarang
Aku bagai bintang yang tak ditemani malam
Melihat dirimu ada senyum canda dan tawa
Yang membuat aku tak ingin pergi darimu

Teringat janji lamamu kepadaku
Teringat aku teringat
Teringat saat kau masih ada di sini
Temaniku sepanjang hari

Bila kau pergi jauh ingatlah aku
Bila ku di sampingmu peluk tubuhku
Bila kau rindu aku panggil namaku
Ku datang menemuimu

Peluk erat jasadku jangan lepaskan
Tetaplah kau di sini arungi malam
Karena hanya dirimu belahan jiwa
Pelengkapku di dunia




Alhamdulillah...dapat berita yg sgt gembira...dapat keje gov tapi terpaksa breti stdy....wlaupun baru 2 bulan sambung stdy tpi rindu kt kawan2 kelas semua....Doakan semuanye selamat ye.....

Thursday, January 13, 2011

Kerana Egomu....


Dia terlalu sayangkan aku. Itu yang aku sangat pasti. Atas sebab itu aku rasa terlalu selesa kerana aku yakin dia tak kan meninggalkan aku. Dia sanggup mengetepikan kepentingan diri sebab nak menjaga hati aku. Sering aku biarkan dia memujuk dirinya sendiri bila dia merajuk. Buat apa aku nak pening-pening pujuk dia kalau dia sendiri akan kembali padaku dan meminta maaf atas keterlanjuran sikapnya sendiri. Sebarang perselisihan, dia yang akan mengalah dan dia akan menyalahkan dirinya sendiri walaupun jelas memang salahku.

Dia wanita yang rela berkorban apa sahaja kecuali satu, dia tak mahu dirinya disentuh sebelum kami memiliki ikatan yang sah . Dan atas sebab yang satu itu aku rasa dia perempuan yang membosankan. Nak pimpin tangan pun tak boleh. Apatah lagi nak peluk. Ada pun bergesel bahu itu pun sebab aku yang sengaja. Sampai satu tahap aku rasa dia sangat membosankan. Aku cemburu tengok kawan-kawan aku boleh pegang tangan awek diorang. Tapi aku? Bila aku cakap macam tu, dia cuma senyum dan cakap pada aku, "Belum tentu perempuan yang sentuh boyfriend dia tu sayang boyfriend dia lebih dari saya sayang awak… Belum tentu perempuan tu ada masa susah senang boyfriend dia macam saya ada untuk awak…

Yang nyata, aku langsung tak setuju jawapan dia tu. Aku tengok pasangan lain bahagia, sudah tentu girlfriend kawan-kawan aku sayangkan mereka sebab girlfriend masing-masing membelai kawan-kawan aku dengan penuh kasih sayang. Tapi aku? Jangan harap. Balik-balik jawapan yang sama. Tunggu lepas kahwin. Aku bosan tahu tak! Sampai satu masa aku dah tak tahan lagi. Aku minta kami berpisah. Aku nampak air matanya berlinang tapi sikit pun aku tak rasa kasihan.


"Mungkin kita tak ada jodoh. Awak lelaki yang baik. Awak berhak dapat perempuan yang lebih baik. Saya nak awak janji dengan saya satu benda, untuk kali terakhir. Satu hari nanti bila awak jatuh cinta dan awak betul-betul sayangkan dia, hargai perempuan tu. Mudah-mudahan perempuan tu akan sayang awak, terima awak seadanya, hormati awak sebagai lelaki dan yang paling penting bahagiakan awak. Saya akan bahagia tengok awak bahagia," tu kata-kata terakhir dia untuk aku. Dia senyum walaupun air mata berlinang.
Argh! Tak habis-habis nak tunjuk mulia. Bosanlah dengan perempuan macam ni. Malas aku menghadap dia lama-lama. Cepat-cepat aku nak blah dari situ. Tiba-tiba ada bunyi hon dan sedar-sedar aku sudah tersungkur di seberang jalan. Satu dentuman yang kuat bergema dan aku lihat dia terbaring di hadapan sebuah kereta. Dia selamatkan aku! Lelaki yang dah menyakitinya! Darah membuak-buak keluar dari kepalanya. Ambulans datang dan membawa aku dan dia pergi.

Di hospital keadaan kelam kabut. Dia perlu dibedah segera kerana kecederaan teruk di kepala. Ramai kawan-kawan dan keluarganya turut ada sama. Aku tengok seorang wanita yang hampir sebaya ibuku menangis. Mungkin ibu dia. Mengalirnya air mata seorang ibu kerana aku. Rasa bersalah menimpa aku. Aku dah sakiti dia tapi dia rela berkorban nyawa untuk aku. Aku berdoa semoga dia selamat. Semoga aku sempat meminta maaf. Semoga masih ada ruang dalam hati dia untuk aku. Dia sangat baik. Aku tak mahu kehilangan dia. Dia ikhlas sayangkan aku.

Selepas beberapa jam pembedahan selesai. Dia berada di dalam ICU. Dia koma, tapi doktor kata dia masih mampu mendengar. Tiba-tiba seorang kawannya menghampiri aku. Kawannya menghulurkan sesuatu. "Aku rasa benda ni dia nak bagi pada kau," hanya itu yang gadis itu ucapkan pada aku. Kawannya terus berlalu selepas itu. Pandangan kawannya pada aku penuh benci. Tahukan kawan dia tentang kejadian sebenar? Yang nyata aku tak pernah mahu berbaik dengan kawan-kawan dia. Pernah juga dia bersuara tentang hal itu tapi aku sekadar buat tak tahu.

Pulang sahaja aku buka bungkusan itu. Pasti hadiah untuk hari lahirku. Hari lahirku dua minggu lagi. Balutan kertas itu kubuka dan di dalamnya ada botol kaca berbentuk hati. Di dalam botol itu penuh dengan origami berbentuk bintang. Ada kad kecil berwarna biru kegemaranku. Aku sebak membaca bait-bait dalam kad itu.
"Dalam origami bintang ni ada kata-kata saya untuk awak. Awak buka setiap hari SATU sahaja. Mungkin saya tak dapat nak hubungi awak setiap hari sebab kesibukan kerja. Tapi, bila awak baca setiap hari, anggaplah setiap hari saya berhubung dengan awak. Saya nak awak tahu setiap masa awak ada dalam hati saya. Happy Birthday sayang…"

Aku buka botol kaca berbentuk hati itu dan kuambil satu bintang. Kubuka origami itu dan di dalamnya tertulis, "Love is like a poisonous mushroom. You don’t know if it is the real thing until it is too late.." Aku tersenyum sendiri. Aku buka lagi bintang yang seterusnya. Walaupun dia meletakkan syarat satu hari cuma satu. Di dalam semua origami itu penuh kata-kata semangatnya untuk aku dan suara cintanya yang ikhlas. Demi Allah, sepanjang aku bergelar lelaki dewasa, inilah pertama kali aku menangis semahunya. Air mata aku tak berhenti mengalir sepanjang membaca kata-kata dalam origami itu sehingga habis semuanya kubaca. Aku telah menyakiti seorang wanita yang luhur.

Aku melawatnya di hospital. Walaupun mukanya penuh calar, bibirnya pucat dan kepalanya berbalut, dia tetap cantik di mata aku. Dia bukanlah wanita yang memerlukan make up tebal kerana dia memiliki kecantikan asli. Atas sebab itu aku menghalangnya terlalu rapat dengan mana-mana lelaki kerana gusar jika ada yang tertarik. Dia sekadar menurut. Demi menjaga hati aku. Aku capai tangannya yang berselirat dengan pelbagai wayar yang aku pun tak tahu. Sejuk tapi betapa lembutnya tangannya. Pertama kali aku menyentuhnya.

Aku bisikkan ketelinganya, "Sayang..saya datang… Cepatlah sedar. Saya rindukan awak. Saya banyak bersalah pada awak. Saya minta maaf," pertama kali aku minta maaf darinya. Tiba-tiba denyutan nadinya jadi tidak menentu. Aku panic.

"Hei, apa yang kau dah buat pada dia? Tak cukup kau sakiti kawan aku?" jerkahan kawannya mengejutkan aku. Doktor dan beberapa jururawat bergegas masuk dan aku diminta keluar.
Setiap hari aku berdoa supaya dia cepat sembuh, cepat sedar. Aku gusar sekiranya Allah mengambil nyawanya. Bukan aku tidak redha dengan ketentuan, aku sedar aku masih perlukan dia. Aku sayangkan dia. Genap dua minggu, aku mendapat berita dia sudah sedar. Aku bersyukur. Inilah hadiah hari lahir yang paling bermakna untuk aku. Dia juga sudah dipindahkan ke wad biasa. Aku mahu melawat dia. Aku rindu senyuman dia.

Aku mendapat panggilan telefon yang meminta aku mengambil tempahan. Namun kerana terlalu gelojoh, aku terlanggar botol kaca bentuk hati pemberian dia. Ah, semuanya akan aku uruskan nanti. Aku biarkan serpihan kaca bertaburan di lantai.
Tak sangka dia menempah kek khas untuk aku. Dia atas kek itu tertera bahagian belakang jersi pasukan bola sepak kegemaranku, Arsenal berserta namaku dan nombor kegemaranku. Aku senyum sendiri. Bahagianya aku.

"Abang bertuah. Girlfriend abang cakap dia tak tahu apa-apa fasal bola. Dia cuma tahu pasukan apa yang abang minat dan nombor yang abang suka. Sebab tu dia tempah kek ni khas untuk abang dan minta abang ambil sebab dia nak buat surprise. Dia cakap dia nak makan kek ni dengan abang. Kakak tu cantik, baik pulak tu. Abang kirim salam pada akak ya? Abang jaga akak tu elok-elok," ramah gadis yang bekerja sebagai juruwang di kedai itu memberitahuku. Aku senyum sepanjang jalan ke hospital.
Sampai di hospital aku lihat dia sedang duduk di atas katil. Tiada sesiapa bersamanya. Dia sekadar termenung. Aku senyum padanya. Dia seakan terkejut melihat aku datang. Aku terfikir juga, boleh ke orang sakit makan kek? Tapi kan dia nak makan kek ni dengan aku.

"Sayang.. terima kasih kek ni. Saya happy sangat awak dah sedar. Adik cashier kedai tu kirim salam pada awak. Dia cakap awak nak makan kek ni dengan saya. Saya suapkan ya?" aku suakan sudu pada dia. Tapi sesuatu yang aku tak pernah duga, dia tepis tangan aku sampai sudu terpelanting ke lantai. Dia tak pernah kasar dengan aku. Dia selalu melayan aku dengan lembut. Aku pernah cuba pegang tangan dia pun dia tolak dengan baik. Mungkin dia terlalu terluka dengan aku.

"Baliklah. Saya makin sakit tengok awak. Bawak balik kek tu sekali. Saya tak nak tengok apa-apa berkaitan awak lagi," pantas dia menarik selimut menutup muka. Aku terkedu sendiri. Dia tak mahu pandang aku lagi. Hati dia dah tertutup untuk aku. Dia tak pernah macam ni. "Baliklah. Saya makin sakit tengok awak. Bawak balik kek tu sekali. Saya tak nak tengok apa-apa berkaitan awak lagi," pantas dia menarik selimut menutup muka. Aku terkedu sendiri. Dia tak mahu pandang aku lagi. Hati dia dah tertutup untuk aku. Dia tak pernah macam ni.

Selang beberapa hari, aku datang lagi tapi katil dia sudah kosong. Aku risau jika apa-apa yang buruk berlaku padanya. Dari jururawat aku tahu dia sudah dibenarkan pulang kerana keadaanya sudah stabil. Tapi yang mebuatkan jantung aku hampir gugur bila jururawat itu memberitahu dia masih menjalani rawatan susulan dan terapi kerana dia lumpuh. Dia lumpuh kerana aku!

Itu semua tiga tahun yang lalu. Sejak kejadian tu aku tak pernah jumpa dia lagi. Tahu apa-apa khabar berita pun tidak kerana aku memang tak pernah nak berbaik dengan kawan-kawannya. Walaupun sudah tiga tahun tapi aku masih merinduinya. Aku tak jumpa wanita yang mampu menyayangi aku lebih dari dia. Ah, panjangnya menung aku sampai nasi di hadapan mata sudah hampir dingin.
Baru aku hendak menyuap makanan ke dalam mulut, mataku terpaku pada satu wajah yang duduk selang beberapa meja dari aku. Dia? Aku pasti tu dia. Senyum dia masih sama. Tapi keadaan tidak lagi serupa. Dia sedang makan bersama lelaki lain.

Sesekali aku lihat dia mengusap perutnya. Dia mengandung. Maknanya dia sudah kahwin. Dan aku lihat lelaki yang juga makan di sebelahnya mengusap-usap tangan dia. Pasti itu suaminya. Dan aku sedar aku tak setanding suaminya sebab lelaki itu kelihatan lebih serba-serbi dari aku. Air mataku rasa ingin mengalir. Senyuman mahal milik dia yang dulu cuma untuk aku kini khas buat lelaki lain.
Suaminya lelaki bertuah. Itu aku tak nafikan. Cuma suaminya yang dapat menyentuhnya. Cuma suaminya yang dapat melihat apa yang terlindung. Dan aku sangat pasti, cuma suaminya yang mendapat takhta paling agung dalam hatinya yang suci.

Dia seperti botol kaca berbentuk hati yang pernah diberikan padaku dulu. Botol itu sudah pecah, namun aku sudah ganti dengan yang baru. Yang sama tapi tak serupa. Botol yang lama dipilih oleh dia dan yang baru dipilih oleh aku. Walapun aku masih menyimpan serpihan kaca botol itu, bentuknya tak lagi sama macam dulu. Dan sangat mustahil untuk kembali seperti dulu.

Pesanan buat semua lelaki, hargailah wanita yang menyayangi kamu. Jangan jadi macam aku. Matanya sangat cantik tapi aku selalu biarkan dia mengalirkan air mata dengan perbuatanku. Hidungnya yang kecil dan comel selalu aku sesakkan dengan asap rokokku walaupun aku tahu dia tak suka dan asap rokok boleh buat dia sakit kepala. Bibirnya sangat indah tapi aku selalu biarkan bibir itu tersenyum paksa kerana mangalah dengan setiap kemahuanku. Telinganya aku tak pernah nampak, terlindung, tapi telinga itu sering aku biarkan menerima segala marahku. Hatinya sangat lembut, dan aku selalu toreh dengan belati tajam dan aku biarkan dia merawat sendiri luka itu. Akhirnya, aku hanyalah lelaki ego yang tak memiliki apa-apa kerana dia sudah dimiliki orang lain.

Friday, January 7, 2011

Jamban Dalam Kereta...


tgok nie china dah buat tandas dalam kereta...
kalau jem kat jalan leh la guna..hhaha












Wajib Ingat Tentang Kita!!

Daisypath Anniversary tickers
Daisypath Anniversary tickers